Arsip untuk Maret, 2008

MENGELUARKAN SUARA DASAR DENGAN [CARA MINUM TEH]

Maret 24, 2008

MENGELUARKAN SUARA DASAR DENGAN [CARA MINUM TEH]

LATIHAN DASAR [PENGUCAPAN KERONGKONGAN]

A. Sebelum memulai latihan

1. Dasar [pengucapan kerongkongan] adalah memasukkan udara kedalam kerongkongan

2. Untuk itu pertama-tama latihan menelan udara sangat perlu. Tetapi karena tidak terbiasa, mekanisme menelan udara ke dalam kerongkongan pada awalnya susah, dan cukup sulit memegang rahasianya

3. Mari kita pegang rahasia mekanisme alami ‘cara minum teh, yaitu mengendurkan mulut kerongkongan yang menyempit, kemudian masukkan udara dalam mulut bersamaan dengan teh ke dalam kerongkonga. Dengan membalikkan aliran udara ini suara baru akan keluar

4. Jika udara bisa masuk ke dalam kerongkongan dengan baik,suara dasar akan keluar dengan cukup mudah

5. [Cara minum teh] adalah cara awal termudah untuk memahirkan hal diatas

6. Bacalah dengan baik hal berikut ini, dan berlatihlah dengan mematuhi urutannya!

B. Persiapan Sebelum Latihan

1. Siapkan teh atau air dengan suhu untuk mudah dimminum dalam cangkir teh. Hati-hati jangan terlalu panas.

2. Duduklah dengan tegak dan punggung lurus di kursi yang enak dan dengan ketinggian secukupnya. Dengan punggung bersandar akan kurang berhasil.

3. Hadapkan muka lurus ke depan secara alami. Menunduk akan memberi tekanan pada tenggorokan sehingga suara akan susah keluar.

4. Bukalah lebar-lebar tangan kiri, dan dari atas baju tekanlah pelan-pelan lubang tenggorokan dengan telapak tanan kiri. Menekan keluarnya udara dari lubang tenggorokan secara tidak perlu, hal ini untuk mempermudah membalikkan aliran udara di dalam kerongkongan.

5. Pegang cangkir dengan tangan kanan, dan bawa ke posisi yang paling enak agar dengan mudah kita bisa minum teh tersebut.

6. Hilangkan tenaga pada bahu dan leher, beradalah dalam posisi santai. Persiapan sudah selesai.

C. Urutan Latihan

(lagi…)

PENGANTAR [PENGUCAPAN KERONGKONGAN] -DARI PENGUCAPAN SUARA DASAR SAMPAI PENGUCAPAN KATA DENGAN [CARA MINUM TEH]-

Maret 23, 2008

PENGANTAR [PENGUCAPAN KERONGKONGAN]

-DARI PENGUCAPAN SUARA DASAR SAMPAI PENGUCAPAN KATA

DENGAN [CARA MINUM TEH]-

by: ORGANISASI SOSIAL GINREI-KAI

***

DAPATKAN KEMBALI SUARA YAN HILANG AKIBAT OPERSI PEMOTONGAN TENGGOROKAN

LATIHAN [PENGUCAPAN KERONGKONGAN]

1. Mengeluarkan suara meskipun tanpa pita suara

Kita, yang akibat kanker pangkal tenggorokan (bahasa Inggris : Larynx) dan kanker tekak bawah (bahasa Inggris : Hypopharynx), menjalani operasi pemotongan pangkal tenggorokan menjadi orang yang kehilangan pita suara. Meskipun sesaat kita akan kehilangan suara sama sekali, tetapi dengan usaha terus menerus untuk mengetahui adanya cara yang tepat, kita bisa mendapatkan kembali suara kita dan bisa kembali bercakap-cakap dengan teman dan keluarga, serta bisa beraktivitas kembali di tempat bekerja dan di tengah masyarakat tidak berbeda sebagaimana sebelumnya.

2. Bagaimana Caranya?

Berbagai macam cara, baik yang menggunakan alat maupun tidak telah diteliti dalam rangka untuk mendapatkan kembali suara bagi penderita kehilangan pita suara. Masing-masing kelompok cara tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangan, tetapi dari hasil membandingkan banyak contoh, penilaian secara keseluruhan bisa dikatakan bahwa [Cara Pengucapan Kerongkongan] merupakan cara yang paling bagus.

Bagi semua penderita kehilangan pita suara, dengan latihan yang tepat, cara ini adalah cara yang mudah untuk dilaksanakan.

3. Apa yang dimaksud dengan [Pengucapan Kerongkongan]

[Pengucapan Kerongkongan] adalah cara bersuara dengan cara berikut: Pertama-tama kita memasukkan udara melalui mulut dan hidung ke dalam kerongkongan, kemudian udara tersebut dialirkan ke arah berlawanan, dan udara ini akan menggetarkan lipatan membran pada pintu masuk kerongkongan yang berfungsi sebagai engganti pita suara. Dengan kata lain cara bersuara dengan menyengaja bersendawa dan menggunakannya sebagai suara baru. Cara ini adalah cara untuk menghasilkan suara asli tanpa menggunakan alat bantu.

4. Kalau kita bisa berendawa maka kita bisa bersuara

Anda sekalian seharusnya pernah mengalami bersendawa dengan tempo tertentu, baik sebelum maupun sesudah menjalani operasi. Sendawa adalah suara yang keluar dari bibir dan sejenisnya ditimbun di dalam lambung, kemudian mengalir dengan arah terbalik di dalam kerongkongan sehingga menggetarkan membran pada pintu masuk kerongkongan. Orang yang pernah bersendawa, dengan sedikit memahami caranya akan dengan mudah mendapatkan kembali suara kedua dengan cara [Pengucapan Kerongkongan].

5. Mekanisme bersuara

(lagi…)

DAFTAR PASIEN YANG PERNAH DIKUNJUNGI

Maret 13, 2008

Berikut rekan-rekan yang saya kunjungi, dan tanda (*) merupakan rekan-rekan kita yang telah meninggal dunia:

1. Selasa sept,04 2007

Nama : Djiat

Kelamin : Laki-laki

Umur : 57 th

Masuk R.S. : 31-Agustus-2007

Alamat : Desa Sorong Rejo RT.03 RW.05 Batu-Malang, daerah Beji Masuk

Keterangan : Baru mengalami radiasi 2 kali akan radiasi ke 3 kali ada masalah pada sekeliling kanulnya membengkak dan berdarah oleh bagian radiasi di rujuk ke poliklinik THT untuk dirawat, setelah dirawat oleh poli THT kemudian diradiasi yang ke 3 kalinya dan seterusnya ; Kamis Dec,13 2007 sekarang di R.24 B No.9 keadaanya sangat memprihatinkan, diradiasi kondisinya tidak memungkinkan

2. Selasa Sept,4 2007 (*)

Nama : Bu Saimah

Kelamin : Perempuan

Umur : 64 th

Alamat : Perum Mojosari Kepanjen RT.03 RW.03 Pak Saleh awalnya batuk/sesak nafas

Keterangan : Masuk R.S. 16 Agustus 2007 (R.S.T Sukun) pindah ke RSSA 09 Agustus 200, Sekarang sedang Kemoterapi ke I ; Minggu Jan,06 2008 Saya kunjungi kerumah ternyata tidak ada, kata putranya Saimah ke rumah anaknya di Jl. Candi Mendut Utara No. 24B Malang. Dari Kepanjen saya langsung ke alamat tersebut. Saya temui Bu Saimah, beliau akan menjalani kemoterapi yang ke-. Menantu perempuannya bilang rencananya setelah di kemo yang ke-6 akan diradiasi. Saya prihatin melihat kondisi fisiknya memburuk, tidak mau keluar dari kamar tidur dan hanya berbaring saja. Bu Saimah bilang bahwa sendi lututnya tidak kuat lagi ; Jum’at Jan,18 2008 Kunjungan yang kelima setelah di trakeostomi sekarang beliau mengalami kemo yang ke -6. Saya prihjatin dan kasihan karena beliau mengalami batuk-batuk , slemnya sulit keluar dan tidak ada alat penguapan dan sedot slem . Beliau sekarang di R.22 kamar No.3. Rasanya saya ikut merasakan penderitaannya. Kata anak Bu Saimah yang menjaga, tiap kali lapar. Perawat jawab tidak ada alat sedot/uap slem. Tapi kalau di P. Edy Sutrisno di R.21 kamar No.7 ada alat itu. Alangkah sangat menolong Bu Saimah andaikata bisa diusahakan pakai bergantian. Sungguh Ironis! ; Kamis Nov,29 2007 Awalnya batuk-batuk/sesak nafas, sudah trakeostomis, kemoterapi yang ke-4 kalinya, sekarang keadaan kesehatannya menurun ; Minggu Mar,9 2008 BERITA DUKA Bu Saimah telah meninggal dunia tanggal 3 Pebruari 2008

3. Sabtu Oct,10 2007

Nama : Paijo

Kelamin : Laki-laki

Umur : 71 th

Alamat : Jl. Terusan Setaman No.19 Malang

Keterangan : Operasi ± 5 th (tahun 2002), berhasil dan sehat sampai sekarang

4. Minggu June,06 2007

Nama : Hariyanto

Kelamin : Laki-laki

Umur : ±54 th

Alamat : Jl. Stasiun III Watu Gede, Singosari-Malang
keterangan telah mengalami… klik

(lagi…)